Jakarta - Band heavy metal asal Amerika Serikat, Slipknot, hari ini (24/7) meluncurkan album kompilasi Antennas to Hell. Album tersebut berisi 19 lagu pilihan, termasuk hits
mereka “Spit It Out" dan "Left Behind”. Beberapa lagu dalam album
tersebut merupakan rekaman langsung saat mereka tampil, seperti
“Purity”, dan “The Heretic Anthem”.
Sebenarnya Slipknot sendiri
memiliki banyak lagu yang mungkin dimasukkan ke dalam album kompilasi
ini. Sang vokalis Corey Taylor meyakinkan penggemarnya bahwa album ini
bukan hanya seperti album “terbaik”.
Seperti yang dikutip Loudwire.com, Taylor menjelaskan bahwa dalam menyeleksi lagu untuk album Antennas to Hell, mereka melihat lagu (Slipknot) apa saja yang menjadi hits
radio, dan juga yang disukai para penggemar mereka. Taylor mengatakan
mereka bergetar ketika menyebut album ini sebagai kumpulan lagu terbaik.
Ia menambahkan bahwa album tersebut hanya sebuah kompilasi, dan sebagai
penghormatan bagi penggemar setia mereka.
“Pelajaran yang saya
dapat bertahun-tahun adalah ada titik di mana Anda harus berhenti hanya
mencari selamat dan memulai hidup. Jika Anda tidak melakukannya, Anda
tidak memiliki apa-apa. Anda tidak bisa mendapat sukacita apapun, karena
Anda hanya mencoba untuk melakukan itu. Setelah saya keluar dari
pemikiran itu, terasa lebih mudah untuk bedamai dengan kenangan,
membiarkannya berlalu dan membagikannya. Saat melihat penonton, saya
berpikir banyak orang yang dapat melakukan hal ini, dan lebih seperti
suasana yang lebih gelap, karena anak-anak hari ini jauh lebih buruk
dibanding saya (ketika masih kecil).”
Ungkapan Taylor membuat
album ini tak hanya berisi materi lagu tapi juga simbol kedewasaan
mereka yang tumbuh dari pengalaman-pengalaman selama masa kariernya.
Sumber : RollingStone.co.id
Showing posts with label Metal. Show all posts
Showing posts with label Metal. Show all posts
26 July 2012
15 February 2012
Free Download: Funeral Inception - 'The Greatest Root of All Evil'
Direkam di Roots of Evil Studio pada akhir 2011 hingga awal 2012, "The Greatest Roots of All Evil" siap diunduh gratis melalui kanal Free Download RollingStone.co.id.
Band yang beranggotakan Doni Herdaru (vokal), Alan Musyifa (bass), Gatot (drums), Ai (gitar) dan Fadjar (gitar) kali ini akan memberikan nuansa baru di musik Funeral Inception, sedikit berbeda GBHN dari album pertama dan kedua.
Download ↓
Rolling Stone : http://rollingstone.co.id/read/2012/02/03/190845/1833905/1121/free-download-funeral-inception--the-greatest-root-of-all-evil
Labels:
Download,
Free Download,
Metal,
Music,
Musik,
Teknikal Death Metal
01 February 2012
[Wiki] Burgerkill
Burgerkill is an Indonesian metalcore and metal band, originally from Bandung, capital city of West Java. The band named after the American fast food restaurant Burger King as a prank. It was founded in May 1995 by Eben, sometimes called 'Ebenz', a young man from Jakarta, who came to Bandung to continue his study. In Bandung, Eben met with Ivan Scumbag, Kimung, and Dadan. This four personnel became the first line-up of Burgerkill.
History
1995–2000 : Early Years, Singles, and Debut Album
Burgerkill was formed, established, and stabilized as band in a region called "Ujungberung", the region located in east side of Bandung city. Ujungberung not only known as Kampung Metal but also known as center of Sundanese traditional art and culture such as bela diri benjang, angklung, and kecapi suling.In early 1997, Burgerkill released their first single, "Revolt!", which became the opening track in the "Masaindahbangetsekalipisan" compilation. At the end of 1997, single "Offered Sucks" and "My Self" appeared on Breathless compilation. Then in 1998, their single "Blank Proudness" was included in the Independent Rebel compilation. Since then, Burgerkill has been involved in many underground scenes in Indonesia and Malaysia. In the first year of second millennium, in year 2000, Burgerkill finally released their first album, Dua Sisi, under local indie label, Riotic Record. The first 5000 copies of cassette and compact disk release were sold out and success to satisfy their loyal fans. In the same year, Burgerkill released “Everlasting Hope Never Ending Pain”single for “Ticket To Ride” various artist compilaton album. This last single could be somekind like a bridge for a new Burgerkill era. Oldschool Hardcore bands such as Youth of Today, Minor Threat, Gorilla Biscuits, and 7 Seconds, etc, so dominant in Burgerkill's early works. In the changing process, Burgerkill transformed into modern metal influences. The sounds is more aggressive, faster beat, energetic powerchord riff with more attractive and interesting guitar fill-in. Burgerkill's new sounds style revealed in their second album.
Under The Scars
Jakarta - Single ”Under The Scars” ini diambil dari album terbaru mereka yang bertitel Venomous yang sesuai jadwal bakal dirilis bulan Juni 2011 mendatang secara nasional di Indonesia dan Australia. Di Indonesia Venomous akan dirilis oleh Revolt Music Ent dan Demajors sementara di Australia oleh Xenophobic Records dan Firestarter Distribution.
“Under The Scars” yang berdurasi 5:18 ini seperti merepresentasikan format baru betapa brutalnya musik Burgerkill saat ini. Gemuruh kick bass drum yang membahana perlahan-lahan diiringi rif-rif gitar ultra-berat yang niscaya sanggup mematahkan leher dalam sekali hentakan yang serius dan padat menyemburkan kegeraman dan penyesalan dalam lirik lagunya.
UNDER THE SCARS
(Lyrics by Vicky & Ebenz)
Subscribe to:
Posts (Atom)